Jumat, 31 Januari 2020

Stoikiometri

Stoikiometri merupakan istilah yang berasal dari bahasa Yunani yaitu "stoicheion" yang artinya unsur dan "metron" yang artinya mengukur. Jadi, stoikiometri adalah sebuah ilmu yang mempelajari kuantitas produk dan reaktan dalam suatu reaksi kimia.


A.  Hukum Dasar 
Stoikiometri memiliki beberapa hukum dasar dalam suatu reaksi kimia seperti hukum Lavosier, hukum Proust, hukum Dalton dan hukum Gay lussac.
1)      Hukum Lavosier (hukum kekekalan massa)
Hukum ini berbunyi “massa zat sesudah reaksi sama dengan massa zat sebelum reaksi
Contoh:
C            O       ®        CO
12gr            32gr                 44gr
2)      Hukum Proust (hukum perbandingan tetap)
Hukum ini berbunyi “ perbandingan massa unsur dalam tiap senyawa adalah tetap”. Dari hukum tersebut, senyawa dapat diartikan sebagai zat yang terbentuk dari dua atau lebih unsur yang berbeda dengan perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya tetap”.
Contoh:
HO
Massa H : massa O = 2 : 16 = 1 : 8
3)      Hukum Dalton (hukum perbandingan ganda)
Hukum ini berbunyi “jika dua unsur membentuk dua senyawa atau lebih dan massa dari salah satu unsur sama, maka perbandingan massa unsur kedua berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana”.
Contoh:
· Unsur C dan O dapat membentuk dua senyawa yaitu CO dan CO
Ø Dalam senyawa CO, massa C : massa O =  12 : 16 = 3 : 4
Ø Dalam senyawa CO, masaa C : massa O₂ = 12 : 32 = 3 : 8
Ø Perbandingan massa C pada senyawa CO dan CO₂ sama yaitu 3, maka perbandingan massa O yaitu 16 : 32 = 1 : 2.

4)      Hukum Gay Lussac (hukum perbandingan volume)
Pada hukum ini berbunyi “saat suhu dan tekanan yang sama, maka volume gas bereaksi dan hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat/sederhana”.
5)      Hukum  gas ideal
Dalam hukum gas ideal, berlaku rumus:

PV = nRT
  Keterangan :
P: tekanan (atm)
V : volume (L)
n : mol
R : tetapan gas (L.atm/mol.K)
T : suhu (K)

B.  Massa Atom
1.    Massa Atom Relatif (Ar), yaitu  perbandingan massa suatu atom terhadap 1/12 massa suatu atom C¹².
2.    Massa Molekul Relatif (Mr), yaitu perbandingan massa suatu molekul terhadap 1/12 massa suatu atom C¹².
C.  Konsep Mol
       Sebelum membahas konsep mol, terlebih dahulu kita ketahui apa itu mol?. Mol adalah satuan pengukuran untuk menentukan jumlah zat. Mol memiliki hubungan dengan jumlah partikel, massa zat dan volume gas.
1.    Hubungan mol dengan jumlah partikel

Jumlah partikel = mol . 6,02x10²³

2.    Hubungan mol dengan massa

3.    Hubungan mol dengan volume gas

Volume gas = mol x 22,4

4.    Hubungan mol, jumlah partikel dan volume gas
                

Permasalahan
1. Bagaimana suhu dan tekanan dapat mempengaruhi volume gas?
2. Bagaimana pengaruh suhu ruang pada pembentukan senyawa dengan massa unsur yang sama?
3. Bagaimana volume dan konsentrasi berpengaruh terhadap jumlah mol?